Kamis, 04-Jun-2026 : 12-31-12
Barito Utara / 03-06-2026, Jam 01:23:46

Bupati Dorong Peningkatan Indeks Ketahanan Daerah Melalui FGD Perhitungan IKD 2026

Muara Teweh, Batarasatu – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Perhitungan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barito Utara, Rabu (3/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST., MT., melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, HM Ikhsan, menegaskan bahwa FGD perhitungan IKD memiliki arti yang sangat penting dan strategis dalam upaya meningkatkan kapasitas daerah dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

Menurut Bupati, perhitungan IKD merupakan salah satu instrumen penilaian yang digunakan untuk mengukur tingkat ketahanan atau kapasitas daerah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. Hasil penilaian tersebut menjadi dasar dalam menentukan langkah-langkah peningkatan kesiapsiagaan dan penguatan sistem penanggulangan bencana di daerah.

“Tujuan utama dari perhitungan IKD ini adalah mendorong penurunan Indeks Risiko Bencana (IRB) di Kabupaten Barito Utara. Artinya, kita ingin daerah ini semakin aman, semakin siap menghadapi bencana, serta mampu memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat dari berbagai risiko yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” kata HM Ikhsan saat membacakan sambutan Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa Kabupaten Barito Utara memiliki berbagai potensi ancaman bencana, baik bencana alam maupun nonalam. Karena itu, diperlukan kesiapsiagaan yang kuat serta sinergi seluruh pihak dalam membangun daerah yang tangguh terhadap bencana.

Lebih lanjut disampaikan, penguatan ketahanan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab BPBD semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat harus terlibat aktif dalam mendukung upaya penanggulangan bencana.

“Tanpa kerja sama dan komitmen bersama, upaya membangun daerah yang tangguh terhadap bencana tidak akan berhasil. Oleh sebab itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam meningkatkan kapasitas daerah menghadapi berbagai ancaman bencana,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap nilai Indeks Ketahanan Daerah terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, seiring dengan menurunnya Indeks Risiko Bencana. Dengan demikian, pembangunan daerah dapat berjalan lebih aman, berkelanjutan, dan memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh peserta FGD untuk memanfaatkan forum diskusi secara maksimal dengan menyampaikan berbagai masukan, evaluasi, serta solusi yang konstruktif demi kepentingan daerah.

“Kami berharap seluruh peserta dapat berpartisipasi aktif dalam memberikan data, informasi, serta rekomendasi yang akurat guna mendukung perhitungan IKD yang objektif dan berkualitas. Hasilnya diharapkan menjadi pijakan dalam memperkuat ketahanan daerah dan meningkatkan keselamatan masyarakat Barito Utara,” pungkasnya.(BT2)

 

BATARASATU

Jl. Laksamana Agung No. 12 a 0811540000, Barito Utara Kal-Teng

© Batara Satu. All Rights Reserved. Designed by Smart Media