Dinkes Barut Pacu Pembangunan Fasilitas Kesehatan, Sejumlah Proyek Capai 100 Persen
Kadis Kesehatan Simamoraturahmam
Muara Teweh, Batarasatu – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara terus melakukan pengendalian dan percepatan pembangunan bidang kesehatan tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Simamoraturahman, dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Pembangunan Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Selasa (1/9/2026). Hadir pada kesempatan tersebut Bupati H Shalahuddin, Wabup Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Muhlis serta kepala OPD.
Dalam paparannya, Simamoraturahman menyampaikan perkembangan realisasi anggaran Dinas Kesehatan hingga 31 Agustus 2026. Dari total anggaran belanja daerah sebesar Rp297,93 miliar, realisasi telah mencapai Rp141,52 miliar atau 47,50 persen.
Realisasi tersebut terdiri dari belanja operasi sebesar Rp131,13 miliar atau 48,31 persen dan belanja modal sebesar Rp10,36 miliar atau 39,16 persen. Sementara itu, pendapatan daerah yang ditargetkan sebesar Rp715 juta baru terealisasi Rp34,969 juta atau 4,89 persen.
Menurut Simamoraturahman, pengendalian pembangunan menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh kegiatan kesehatan yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target, baik dari sisi keuangan maupun progres fisik di lapangan.
Sejumlah pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pelayanan kesehatan juga terus dikerjakan. Di antaranya rehabilitasi bangunan lama Puskesmas Lahei I yang per 31 Agustus 2026 mencapai progres fisik 56,4 persen, pembangunan dan rehabilitasi Puskesmas Mampuak mencapai 98,01 persen, serta rehabilitasi total Puskesmas Ketapang mencapai 56,66 persen.
Selain itu, sejumlah pekerjaan telah mencapai progres fisik 100 persen dan masuk tahap PHO, antara lain relokasi Pustu Kuari, pemasangan turap bagian belakang Puskesmas Benangin dan penataan halaman, rehabilitasi total rumah dinas Pustu Jangkang Baru, serta beberapa pekerjaan rehabilitasi dan penataan fasilitas kesehatan lainnya.
Simamoraturahman menegaskan, percepatan terus dilakukan terhadap kegiatan yang masih berjalan sehingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal kontrak dan memberikan manfaat optimal bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat Barito Utara.(BT2)