Minggu, 13-Sep-2026 : 11-38-20
Barito Utara / 01-09-2026, Jam 01:30:16

BNN Kalteng Dorong Kelompok Masyarakat Perkuat Ketahanan Sosial Hadapi Ancaman Narkoba

KOORDINASI KELOMPOK MASYARAKAT ANTI NARKOBA- BNN Kalteg bersama BakesbangPol Barito Utara melaksanakan kegiatan Koordinasi Pengembangan Program Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Anti Narkoba yang dilaksanakan di Aula Setda Kabupaten Barito Utara lantai I, Selasa (1/9/2026).(foto:Batarasatu)

Muara Teweh, Batarasatu – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah mendorong keterlibatan aktif kelompok masyarakat dalam memperkuat ketahanan sosial sebagai upaya menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Barito Utara.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Kalimantan Tengah, Wahyudi, SKM, dalam kegiatan Koordinasi Pengembangan Program Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Anti Narkoba yang dilaksanakan di Aula Setda Kabupaten Barito Utara lantai I, Selasa (1/9/2026).

Wahyudi mengatakan, persoalan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab BNN maupun aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. “Memerangi narkoba tidak hanya menjadi tugas BNN. Semua pihak harus saling membantu dalam melawan kejahatan narkoba. Karena itu, masyarakat perlu diberdayakan agar memiliki ketahanan dan ketanggapsiagaan terhadap berbagai ancaman narkoba,” kata Wahyudi.

Menurutnya, kemajuan teknologi informasi dan transportasi turut memberikan tantangan baru dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Kondisi tersebut menuntut adanya kewaspadaan bersama dari pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat hingga komunitas di tingkat lingkungan.

Ia menjelaskan, kegiatan koordinasi tersebut menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun sistem ketanggapsiagaan wilayah terhadap ancaman narkoba. “Kita ingin ada pemahaman yang sama dalam merumuskan rencana, program dan kebijakan kabupaten tanggap ancaman narkoba, khususnya di Kabupaten Barito Utara,” ujarnya.

Wahyudi menambahkan, program pemberdayaan masyarakat akan diarahkan sesuai potensi dan sumber daya lokal. Para pemangku kepentingan akan mendapatkan pembekalan mengenai strategi pengelolaan potensi lokal dalam implementasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), termasuk informasi mengenai peta ancaman narkoba di wilayah Barito Utara.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KesbangPol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi, menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penguatan peran masyarakat dalam upaya pencegahan narkoba.

“Pemerintah daerah sangat mendukung program pemberdayaan masyarakat anti narkoba. Persoalan narkoba harus ditangani secara bersama-sama karena dampaknya tidak hanya menyangkut individu, tetapi juga keluarga, lingkungan dan ketahanan sosial masyarakat,” ujar Rayadi.

Rayadi juga berharap koordinasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program nyata di tingkat kecamatan, kelurahan, desa maupun komunitas masyarakat.

Pada kesempatan tersbeut juga Rayadi mengajak seluruh perangkat daerah, organisasi masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan serta masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan narkoba.

“Sinergi harus terus diperkuat. Kita ingin Barito Utara memiliki masyarakat yang tangguh, peduli dan mampu bersama-sama mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba,” pungkasnya. (BT2)

 

 

BATARASATU

Jl. Laksamana Agung No. 12 a 0811540000, Barito Utara Kal-Teng

© Batara Satu. All Rights Reserved. Designed by Smart Media