Bupati Shalahuddin: Bimtek PKBI Penting untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan ASN
SERAHKAN PIAGAM PENGHARGAAN: Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Dr. Sukardi Gau, M.Hum. menyerahkan piagam penghargaan kepada Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Hj. Annisa Cahyawati pada kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, di Aula Bapperida, Rabu (19/8/2026). (Foto: Batarasatu/BT2)
Muara Teweh, Batarasatu – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan pentingnya kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dalam mendukung komunikasi pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui sambutan yang dibacakan Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Hj. Annisa Cahyawati pada pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, yang dilaksanakan di Aula Bapperida, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Dr. Sukardi Gau, M.Hum., beserta tiga orang narasumber ahli bahasa, Sekretaris BKPSDM Kabupaten Barito Utara Ina Yastika, serta para peserta Bimtek.
Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan bahwa bahasa merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi jati diri, identitas nasional, serta sarana untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Bahasa Indonesia tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga merupakan jati diri, identitas nasional, serta sarana untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Bupati dalam sambutan yang dibacakan Hj. Annisa Cahyawati.
Menurutnya, selain bahasa Indonesia, bahasa dan sastra daerah juga merupakan kekayaan budaya yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari identitas masyarakat dan daerah. Karena itu, keberadaan bahasa daerah perlu terus dijaga, dikembangkan, dan dilindungi agar tetap hidup serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Bupati mengatakan, dalam konteks pemerintahan, kemampuan berbahasa yang baik dan benar memiliki peran yang sangat penting. ASN dituntut mampu menyampaikan informasi, memberikan pelayanan, menyusun dokumen kedinasan, serta berkomunikasi dengan masyarakat secara jelas, santun, efektif, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
“Atas dasar itu, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Saya berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahasa dan sastra, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan pemerintah sehari-hari,” ujarnya.
Bupati juga meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menyerap setiap materi yang diberikan para narasumber. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
Lebih lanjut disampaikan, kegiatan PKBI diharapkan menjadi momentum untuk membangun budaya komunikasi pemerintahan yang lebih baik, tertib, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Dengan kemampuan berbahasa yang baik, kita dapat membangun komunikasi yang lebih efektif, menghindari kesalahpahaman, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” katanya.
Bupati juga berpesan agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama Bimtek tidak berhenti pada masing-masing peserta. Pengetahuan tersebut harus diimplementasikan dalam pelaksanaan pekerjaan, lingkungan organisasi, maupun ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Mari kita implementasikan dalam pekerjaan, lingkungan organisasi, dan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.
Bupati berharap kegiatan Bimtek PKBI dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan kualitas ASN, sekaligus mendukung upaya pelestarian bahasa dan sastra di Kabupaten Barito Utara.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Hj. Annisa Cahyawati secara resmi membuka kegiatan Bimtek Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.(BT2)